Sebagaimana

Sebagaimana aku tahu sebuah keinginan mampu membuat sebentuk hati terpaksa bekerja. 

Jangan ambil kesesakan jika memang terasa. Kau akan tersiksa bukan? 

Lalu kenapa kau tidak memutuskan untuk tersenyum pada Langit? 

Saling mendamaikan hati… 

Saling mengikhlaskan diri.. 

Karena kita sudah dewasa

Kita sama2 tahu, kita adalah seorang hamba yang berharap bisa pulang tanpa tersesat

Iklan

Hidup lagi

Sepertinya, melepaskan itu mendamaikan

Sepertinya, menerima penerimaan pun melegakan

Karena takdir bukan memaksa sama

Tapi menerbangkan ke langit apa yang kau ingin dengan sangat

Tentu tak selalu menyenangkan

Bisa saja menyesakkan

Kabari setiap wajah yang kau temui

Bahwa hidup harus berjuang

Bahwa hidup harus semangat

Bahwa hidup harus tulus

Bahwa hidup harus hidup

Bila tak sejalan, tak apa

Menangis saja

Pada-Nya

Lalu bangun lagi

Hidup lagi

Sederhana, Brader

Bahagia itu sederhana, Brader…

Seorang Ibu yang Jalan – Jalan dengan anaknya yang lucu. Ia bahagia.

Beberapa anak yang bermain kembang api. Mereka bahagia.

Aku yang selalu berbinar ketika melihat langit malam dengan banyak bintang. Aku bahagia.

Berjalan di tengah hujan. Aku pun bahagia.

Tidak bahagiaku, ketika aku jauh dari Allah ku. Ketika aku begitu senang tanpa melibatkan-Nya. Bisa jadi Karena lupa. Tapi bagaimana manusia bisa lupa dari siapa milyaran kenikmatan yang sudah ia terima sepanjang hidupnya.

Me Time

Recharge 

Repair 

Itu kebutuhanku
Mempertanyakan diri sendiri 

Apa yang Selama ini aku lakukan? 

Kenapa aku melakukannya? 

Apa tujuannya? 
Bukankah sebenarnya, yang aku butuhkan adalah hal yang sederhana. Menjadi bermanfaat. Dan bahagia.