Hari Ibu kali ini… 

​Hari Ibu kali ini, terlintas banyak hal yang mungkin akan berubah nantinya. 

Ibuku, perempuan yang mengatakan bahwa anak-anaknya baik dan cantik. Ibuku, perempuan yang selalu ramah kepada hampir setiap orang. Ibuku, ia cantik. Ibuku, ia yang menjelaskan padaku bahwa perempuan bisa kuat jika pun jauh dari keberadaan laki-laki.

Ibu sering berdebat denganku atas beberapa hal. Misalnya, tentang pakaianku atau tentang kucing tetangga. Ya paling tidak, ia setuju ketika aku mengatakan seseorang itu tampan. 

Ketika aku dan ibu pergi ke mall, bukan untuk pergi nonton atau makan di foodcourt-nya. Kami akan berhenti di supermarket dan lantai pakaian. Di supermarket, ibu akan belanja barang-barang yang harganya miring. Hihi. Lalu di lantai pakaian, ibu akan membelikan aku baju. Ibu tahu bahwa bajuku itu-itu saja padahal aku sudah kerja. 
Hari Ibu kali ini, terlintas banyak hal yang mungkin akan berubah nantinya. 

Sudah seperempat abad lebih hidup dengan ibu, tetapi aku merasa belum melakukan apapun. Saat rencana menikah datang, aku tambah merasa bahwa aku belum menjadi anak ibu yang baik. 
Ibu, maafkan aku… 

Ibu, tahu kah.. setiap salim dan cium setiap aku ingin berangkat kerja menandakan bahwa aku sangat sayang dan selalu membutuhkan ibu. 

Cirebon, 22 Desember 2017

Iklan

Hidup lagi

Sepertinya, melepaskan itu mendamaikan

Sepertinya, menerima penerimaan pun melegakan

Karena takdir bukan memaksa sama

Tapi menerbangkan ke langit apa yang kau ingin dengan sangat

Tentu tak selalu menyenangkan

Bisa saja menyesakkan

Kabari setiap wajah yang kau temui

Bahwa hidup harus berjuang

Bahwa hidup harus semangat

Bahwa hidup harus tulus

Bahwa hidup harus hidup

Bila tak sejalan, tak apa

Menangis saja

Pada-Nya

Lalu bangun lagi

Hidup lagi