Ketika

Di saat aku mulai depresi dan tiba-tiba menangis, ibuku langsung mengatakan bahwa aku menangis seakan-akan aku tidak mengenal Allah. Tidak sholat. Tidak ngaji. 

Astagfirullah. 

Bagaimana bisa masalah dunia menjadikan manusia putus asa. Tidak boleh. 

Karena seorang hamba, cukuplah dengan Allah ridho padanya. 

Be strong

Iklan

5 respons untuk ‘Ketika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s