Stop Mengawang

Sejak beberapa hari ini, aku terlalu banyak memikirkan suatu hal yang aneh. Merangkaikan ciri yang terjadi. Hingga terbayang memenangkan drama maya yang aku ciptakan sendiri. 

Sampai akhirnya, pagi ini, di sela mengawas Tes Diagnostik SMK, aku melihat seorang anak, dimana aku adalah wali kelasnya, muntah-muntah. Aku melihatnya dari jauh, sehingga tidak bertanya, kenapa dia.

Entah kenapa, melihat anak itu, aku menyadari hal yang seharusnya aku tinggalkan. Anak itu seakan-akan menjadi tanda, banyak hal yang seharusnya menjadi fokus dan perhatianku. 

Aku terlalu banyak mengawang. Terlalu berharap. Dan ketika berharap pada manusia, akan kecewa.

Bergerak. 

Terus bergerak

Terus berkarya

Karena Allah

Iklan

Satu respons untuk “Stop Mengawang

  1. Terlalu banyak berharap pada manusia pada akhirnya kecewa. Makasih, sepertinya kekecewaan saya pribadi karena berharap kepada sesuatu yang bukan haknya. Duhh gusti. Igfirlana…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s