Hai kau


Hai kau yang disana, begitu rindunya aku. Aku merindukan kau yang tidak kutahu namamu. Doaku adalah agar kau baik-baik saja. Agar Allah selalu memberikan kasih sayang-Nya padamu. Agar kau diberi keberanian dan kebaikan. 

Sebelum aku tahu dirimu, aku sudah ikhlas. Hanya berbekal yakin bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik untukku. 

Aku tidak tahu, apa kita pernah bertemu. Tidak tahu juga, apa kita sering bertemu. Yang aku pahami, saat kau datang padaku, itulah pertama kali aku menyatakan cinta Lillahi ta’ala. 

Jadi, kuatkanlah aku dalam doamu. Kuatkanlah aku. 

And i always trying to be better me

Iklan

Sibuk ya? 

Aku pernah ditanya, lebih suka santai, sibuk, atau sangat sibuk? Lalu, waktu itu aku memilih sibuk. Bisa juga sangat sibuk. 

Hehehe. 

Entah kenapa, aku tidak bisa berteman dengan waktu luang. Karena di waktu itu, aku bingung melakukan apa. Dan bisa menjurus melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. 

Makanya, ketika libur kerja, aku harus tetap mencari kesibukan. 

Yang terjadi sekarang, alhamdulillah aku sibuk. Sehabis melakukan ini, yang itu sudah menunggu. Belum selesai mengerjakan itu, yang sono sudah teriak-teriak minta dieksekusi. Dan dari jauh sudah ada tugas lain melambai-lambai agar tidak dilupakan. 

Oke.

Membuat jadwal di sekolah, pengayaan 2 jurusan yang berbeda, bolak-balik di 2 sekolah, simulasi unbk, lalu besoknya ada Uji kompetensi. Jadi penguji dan diam-diam nyut-nyutan-khawatir anak-anak gagal buat program-. Dilanjut lagi buat soal tryout produktif. 

Selanjutnya dan selanjutnya. 

Pada dasarnya, insya Allah aku semangat dan karena sifat pekerjaannya baik. Buat ajang belajar juga. Belajar menghadapi rekan kerja yang berbeda-beda. Belajar mengatasi masalah juga. Dari masalah dengan yang sama-sama manusia hingga komputer. Belajar bertanggung jawab. Belajar tidak panikan. Ah, yang ini sepertinya agak sulit karena sudah templatenya -panikan-. 

Hmm. 

Sisi lainnya, tentu saja ada yang lebih memperhatikan kesibukanku. Ibu. Wanita yang selalu bingung kenapa anak gadisnya sesibuk ini. 

Ya, ibu. Doakan selalu aku. Bukan untuk selalu sibuk tetapi selalu diberikan yang terbaik.